Tugas Softskill
Manajemen
Pemasaran Era Revolusi Industri

Disusun Oleh :
Muhammad Nabil Mahdhy
(14216997)
KELAS 4EA17
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN MANAJEMEN
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2019
1. - Jelaskan aspek budaya dan pendekatan analitis
faktor-faktor budaya
Jawab:
Sebagai makhluk sosial , manusia memerlukan bantuan individu lain agar
mampu bertahan hidup. Kedudukan manusia sebagai makhluk sosial mendorong
terciptanya lingkungan sosial budaya dalam kehidupan masyarakat.Lingkungan
sosial budaya terdiri dari dua aspek, yaitu lingkungan sosial dan lingkungan
budaya. Lingkungan sosial adalah kekuatan masyarakat dan berbagai sistem norma
di sekitar individu atau kelompok manusia yang memengaruhi tingkah laku dan
interaksi mereka.
Lingkungan budaya adalah keadaan sistem nilai budaya , ada istiadat , dan
cara hidup masyarakat yang mengelilingi kehidupan seseorang . Berdasarkan
kedua pengertian tersebut , dapat dipahami bahwa dalam lingkungan sosial budaya
berlaku sistem yang memengaruhi cara hidup manusia dalam bermasyarakat. Sistem
yang berlaku tiap tiap lingkungan sosial budaya berbeda satu sama lain .
misalnya , sistem yang berlaku di lingkungan rumah berbeda dengan sistem
lingkungan sekolah, Dirumah, tidak ada peraturan yang mengharuskan memakai
pakaian seragam. Inti nya ,Jika ingin bertahan disuatu lingkungan sosial budaya
tertentu, harus mampu beradaptasi dan mematuhi sistem aturan yang berlaku di
lingkungan tersebut.
- Jelaskan
Negosiasi, Produk Industri, dan Konsumen
Jawab:
Negosiasi adalah
sebuah bentuk interaksi sosial saat
pihak-pihak yang terlibat berusaha untuk saling menyelesaikan tujuan yang
berbeda dan bertentangan. Menurut kamus Oxford, negosiasi adalah suatu
cara untuk mencapai suatu kesepakatan melalui diskusi formal.
Negosiasi
merupakan suatu proses saat dua pihak mencapai perjanjian yang
dapat memenuhi kepuasan
semua pihak yang berkepentingan dengan elemen-elemen kerja sama dan kompetisi. Termasuk
di dalamnya, tindakan yang dilakukan ketika berkomunikasi,
kerjasama atau memengaruhi orang lain dengan tujuan tertentu
Produk Industri adalah produk atau jasa yang dibeli untuk digunakan
dalam proses produksi barang atau jasa lainnya dalam operasi bisnis, atau untuk
dijual kembali ke konsumen.
Produk Konsumen adalah produk barang atau jasa yang
konsumennya adalah konsumen rumah tangga sebagai pemakai akhir di mana produk
dari produsen yang terjual dan dibeli konsumen akan dipakai dan dikonsumsi
sendiri dan bukan untuk dijual kembali
- Buatlah Routemap dari tema
Lingkungan Sosial Budaya dan manfaatnya dalam Negosiasi Bisnis
Jawab:
Wal-Mart
didirikan pada tahun 1962 oleh Sam Walton di Arkansas, yang terus berkembang
sampai menjadi perusahaan retail terbesar di dunia. Perusahaan ini mulai go
international pada tahun 1991 di Meksiko. Wal-Mart saat itu melakukan
joint-venture dengan pe-retail lokal terbesar, yaitu Cifera. Pada awalnya,
Wal-Mart menghadapi masalah mengenai sistem distribusi yang efisien, diantaranya
diakibatkan oleh infrastruktur yang kurang baik, jalan yang padat, dan kurangnya
leverasi dengan pemasok lokal. Hal ini mempengaruhi pengiriman ke toko Wal-Mart
dan pusat distribusinya, sehingga mengakibatkan stock barang bermasalah dan
berpengaruh ke biaya. Selain itu, ada masalah dengan produk yang kurang
kompetitif.
Pada
pertengahan 1990an, Wal-Mart telah menyadari dan mempelajari bahwa ia kurang
menyesuaikan dengan kondisi lokal Meksiko. Oleh sebab itu, Wal-Mart melakukan
partnership dengan perusahaan angkutan truk setempat, yang sangat membantu
sistem distribusinya. Produk yang dijual juga kini lebih disesuaikan dengan
selera lokal. Sementara keberadaan Wal-Mart terus berkembang, pemasok-pemasok
mulai membangun pabrik di sekitar lokasi Wal- Mart. Hasilnya, biaya persediaan
menjadi semakin rendah. Perusahaan terus mengembangkan tokonya di Meksiko
sampai akhirnya memiliki 670 toko pada tahun 2004.
Pengalaman
dengan Meksiko ini memberi keyakinan bahwa mereka dapat bersaing di luar
Amerika. Wal-Mart kemudian menambah operasinya di negara- negara lainnya
seperti China, Jerman, Brasil, Jepang, Kanada, dan Korea selatan.
Wal-Mart
disini menangkap peluang untuk menjadi perusahaan global dengan memulai operasi
internasionalnya lebih cepat dari pesaing. Meskipun pada awalnya Wal-Mart kurang
melakukan analisis terhadap pemasok dan konsumen (pada level industri atau
lingkungan kerja) dan jaringan transportasi (pada level umum atau lingkungan
societal), namun perusahaan dengan tepat memperbaikikesalahannya dan mampu
terus berkembang.
2. Jelaskan Hukum Internasional, Organiasasi
kawasan , Lisensi dan Antitrust
Jawab:
Hukum Internasional
adalah seperangkathukum (badan hukum), yang sebagian besar terdiri dari
prinsip-prinsip dan aturan perilaku dan perasaan negara terikat untuk mematuhi
membangun hubungan dengan satu sama lain.
Organiasasi kawasan adalah
organisasi internasional (OI) yang beranggotakan beberapa negara dan mencakup badan
geopolitik yang operasinya tidak memandang batas negara-bangsa. Keanggotaannya
ditentukan oleh batas geografi tertentu seperti benua atau batas geopolitik
seperti blok ekonomi.
Lisensi
menurut Wilbur Cross yiatu suatu kontrak yang menjelaskan bahwa satu pihak
memastikan satu, dua, atau lebih suatu operasi dari pihak lainnya. Operasi
tersebut bisa dalam bentuk manufaktur, servis ataupun penjualan.
Antitrust
merupakan kebijakan pemerintah untuk menangani monopoli. Undang-undang
antitrust bertujuan untuk menghentikan penyalahgunaan kekuatan pasar oleh
perusahaan-perusahaan besar dan, terkadang, untuk mencegah merger dan akuisisi perusahaan
yang akan menciptakan atau memperkuat monopoli.
- Berikan contoh perusahaan yang
mendapatkan lisensi dari negara atau lembaga asing?
Jawab:
J.CO
Donuts adalah restoran dan waralaba yang mengkhususkan dalam donat, yogurt beku
dan kopi. Perusahaan didirikan dan dimiliki oleh Johnny Andrean Group. J.CO
Donuts & Coffee didirikan tahun 2005. J. CO Donuts & Coffee
yang dimiliki dan dikelola oleh Johnny Andrean Group. J. CO Donuts &
Coffee ini terinspirasi dari donat di Amerika Serikat. Johnny Andrean pada
awalnya berkeinginan membeli franchise donat AS, namun ia menemukan beberapa
kelemahan produk, yaitu pada bahan dasar dan proses produksi yang kurang dalam
hal kontrol kualitas, sehingga ia mengurungkan niatnya. Johnny memutuskan untuk
mengembangkan donat sendiri tanpa mendapatkan donat waralaba AS. Ia memilih
untuk menghasilkan bentuk dan rasa donat yang sempurna, dengan fokus khusus
pada kualitas bahan dasar dan proses produksi.
Ketika
ia kembali ke Indonesia, ia kemudian mengembangkan sebuah toko donat dengan
konsep, bentuk dan rasa yang serupa dengan toko donat di Amerika Serikat.
Johnny melihat sejauh ini tidak ada toko donat di Indonesia memiliki konsep dapur
terbuka, sehingga ia mulai di J.CO. Jadi, selain memiliki rasa yang berbeda, konsep
toko juga dibuat sebagai dapur terbuka sehingga konsumen dapat melihat berbagai
atraksi pembuatan donat, langsung dari mencampur bahan sampai dengan siap untuk
dijual donat tersebut. Market segmentation, according to Smith, involved
analyzing the demand side of the market to obtain a rich understanding of where
people are coming from and “the wants” they bring to the marketplace.
Pasar
apapun bentuknya akan terdiri dari banyak pelanggan yang berpencar dan beraneka
ragam dalam tuntutan pembeliannya. Oleh karena itu tidak ada satupun produsen
yang dapat melayani atau memenuhi semua tuntutan pelanggan. Produsen harus
mengarahkan program pemasarannya hanya pada pelanggan yang memang menjadi
bidikan sasaran pemasarannya, untuk itu produsen harus melakukan segmentasi
pasar bagi produknya. Segmentasi pasar adalah proses pemilahan atau pembagian
pasar ke dalam beberapa kelompok pelanggan (sub-market) yang memiliki karakteristik
sama dalam kebutuhan dan sikap, dan diharapkan akan memberikan respon yang sama
terhadap penawaran yang disampaikan. Dengan melakukan segmentasi pasar produsen
akan lebih tepat dalam mengarahkan program pemasarannya secara lebih efektif.
Pemikiran
mengenai segmentasi pasar dapat dikatakan sebagai jawaban terhadap model
pemasaran yang berlangsung sebelumnya yang tidak lagi mampu menjawab dinamika
perkembangan kebutuhan tuntutan pelanggan yang semakin beragam. Pada dasarnya
pemikiran mengenai segmentasi pasar merupakan sebuah evolusi dari model
pemasaran yang pernah berlaku, di antaranya adalah : mass marketing, product differentiated
marketing, dan target marketing.
Segmentasi
pasar dilakukan dengan mengidentifikasi dan memfokuskan pada sekelompok besar
pembeli yang menunjukkan kesamaan dalam hal tertentu. Pada umumnya untuk pasar
barang konsumsi segmentasinya didasarkan pada variabel- variabel utama yang
berkaitan dengan aspek geografi, demografi, psikografi dan perilaku pasar
sasaran (target market).
REFRENSI:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar